If My Heart Was A House | Owl City
Tuesday, March 3, 2020
Edit
You're the sky that I fell through
Kau ialah langit dimana saya terjatuh
And I remember the view
Dan saya ingat pemandangannya
Whenever I'm holding you
Tiap kali kudekap dirimu
The sun hung from a string
Mentari tergantung dari sebuah tali
Looking down on the world as it warms over everything
Memandang rendah dunia ini dikala dia hangatkan segalanya
Chills run down my spine
Dingin menjalari tulang belakangku
As our fingers entwine
Saat jemari kita saling menggenggam
And your sighs harmonize with mine
Dan nafasmu selaras dengan nafasku
Unmistakably
Tiada ragu
I can still feel your heart beat fast when you dance with me
Masih sanggup kurasakan hatimu berdetak kencang dikala kau berdansa denganku
We got older and I should've known
Kita bertambah tua dan harusnya saya tahu
(Do you feel alive?)
(Apakah kau merasa gembira?)
That I'd feel colder when I walk alone
Bahwa saya kan merasa hambar dikala saya berjalan sendirian
(Oh, but you'll survive)
(Oh, tapi kau kan bertahan)
So I may as well ditch my dismay
Jadi mungkin harus kuabaikan rasa takutku
Bombs away, bombs away
Bom pun lepas, lepas
CHORUS
Circle me and the needle moves gracefully
Lingkari saya dan jarum pun bergerak dengan anggun
Back and forth
Maju mundur
If my heart was a compass you'd be north
Andai hatiku ialah kompas, maka kau kan jadi utara
Risk it all cause I'll catch you when you fall
Korbankan segalanya lantaran ialah saya kan menangkapmu dikala kau jatuh
Wherever you go
Kemana pun kau pergi
If my heart was a house you'd be home
Andai hatiku ialah sebuah rumah, kau pasti kan merasa nyaman
It makes me smile because you said it best
Membuatku tersenyum lantaran ialah kau mengatakannya dengan gamblang
I would clearly feel blessed if the sun rose up from the west
Aku kan merasa terberkati bila mentari terbit dari barat
Flower balm perfume, all my clothes smell like you
Parfum balsem bunga, semua pakaianku berbau sepertimu
Cause your favorite shade is navy blue
Karena warna kesukaanmu ialah biru laut
I walk slowly when I'm on my own
Aku berjalan perlahan dikala saya sendirian
(Do you feel alive?)
(Apakah kau merasa gembira?)
Yeah, but frankly I still feel alone
Yeah, tapi jujur saja saya masih merasa sendiri
(Oh, but you'll survive)
(Oh, tapi kau kan bertahan)
So I may as well ditch my dismay
Jadi mungkin harus kuabaikan rasa takutku
Bombs away, bombs away
Bom pun lepas, lepas
CHORUS
If my heart was a house you'd be home
Andai hatiku ialah sebuah rumah, kau pasti kan merasa nyaman
Sumber https://translatemusik.blogspot.com/
Kau ialah langit dimana saya terjatuh
And I remember the view
Dan saya ingat pemandangannya
Whenever I'm holding you
Tiap kali kudekap dirimu
The sun hung from a string
Mentari tergantung dari sebuah tali
Looking down on the world as it warms over everything
Memandang rendah dunia ini dikala dia hangatkan segalanya
Chills run down my spine
Dingin menjalari tulang belakangku
As our fingers entwine
Saat jemari kita saling menggenggam
And your sighs harmonize with mine
Dan nafasmu selaras dengan nafasku
Unmistakably
Tiada ragu
I can still feel your heart beat fast when you dance with me
Masih sanggup kurasakan hatimu berdetak kencang dikala kau berdansa denganku
We got older and I should've known
Kita bertambah tua dan harusnya saya tahu
(Do you feel alive?)
(Apakah kau merasa gembira?)
That I'd feel colder when I walk alone
Bahwa saya kan merasa hambar dikala saya berjalan sendirian
(Oh, but you'll survive)
(Oh, tapi kau kan bertahan)
So I may as well ditch my dismay
Jadi mungkin harus kuabaikan rasa takutku
Bombs away, bombs away
Bom pun lepas, lepas
CHORUS
Circle me and the needle moves gracefully
Lingkari saya dan jarum pun bergerak dengan anggun
Back and forth
Maju mundur
If my heart was a compass you'd be north
Andai hatiku ialah kompas, maka kau kan jadi utara
Risk it all cause I'll catch you when you fall
Korbankan segalanya lantaran ialah saya kan menangkapmu dikala kau jatuh
Wherever you go
Kemana pun kau pergi
If my heart was a house you'd be home
Andai hatiku ialah sebuah rumah, kau pasti kan merasa nyaman
It makes me smile because you said it best
Membuatku tersenyum lantaran ialah kau mengatakannya dengan gamblang
I would clearly feel blessed if the sun rose up from the west
Aku kan merasa terberkati bila mentari terbit dari barat
Flower balm perfume, all my clothes smell like you
Parfum balsem bunga, semua pakaianku berbau sepertimu
Cause your favorite shade is navy blue
Karena warna kesukaanmu ialah biru laut
I walk slowly when I'm on my own
Aku berjalan perlahan dikala saya sendirian
(Do you feel alive?)
(Apakah kau merasa gembira?)
Yeah, but frankly I still feel alone
Yeah, tapi jujur saja saya masih merasa sendiri
(Oh, but you'll survive)
(Oh, tapi kau kan bertahan)
So I may as well ditch my dismay
Jadi mungkin harus kuabaikan rasa takutku
Bombs away, bombs away
Bom pun lepas, lepas
CHORUS
If my heart was a house you'd be home
Andai hatiku ialah sebuah rumah, kau pasti kan merasa nyaman